Petunjuk Pemasangan dan Pemasangan Kabel Termostat Trafo Kering
发布时间: 发布时间5 Juni 2026 14:12:02
- posisi pemasangan: Termostat dipasang secara tertanam pada panel casing trafo, dengan ketinggian yang memudahkan pengoperasian dan pembacaan. Ukuran lubang pada panel ditentukan berdasarkan model termostat
- Pemasangan Kabel PT100: Pengkabelan tiga kabel adalah metode penghubungan PT100 yang paling umum digunakan, di mana dua kabel berfungsi sebagai saluran arus dan satu kabel sebagai saluran pengukuran tegangan; hal ini dapat secara efektif mengkompensasi pengaruh resistansi kabel terhadap akurasi pengukuran suhu
- Pemasangan Kabel Kontrol Kipas Angin: Kontak pengendali kipas pada termostat dihubungkan secara seri ke rangkaian daya kipas. Ketika suhu kumparan mencapai nilai ambang batas penyalaan kipas, kontak akan menutup untuk menyalakan kipas; ketika suhu turun hingga mencapai nilai ambang batas penghentian, kontak akan terbuka.
1. Poin-poin penting dalam pemasangan kabel
1.1 Pemasangan Kabel Listrik——Termostat biasanya menggunakan tegangan kerja AC 220 V. Kabel daya harus diambil dari sirkuit daya kontrol yang terpisah, dan hindari penggunaan bersama dengan sirkuit utama. Sebelum melakukan pemasangan kabel, pastikan tegangan sumber daya sesuai dengan tegangan nominal termostat.
1.2 Pemasangan Kabel Sensor——Satu termometer platina PT100 untuk setiap fasa, yang masing-masing ditanamkan pada ujung belitan tegangan rendah fasa A/B/C. Kabel sensor dipasang mengikuti jalur kabel di dalam trafo, dan disambungkan ke terminal pengatur suhu sesuai dengan penanda yang tertera.
1.3 Keluaran Alarm/Pemutusan——Kontak alarm dan pemutus arus masing-masing dihubungkan ke sirkuit alarm dan sirkuit pemutus arus. Saat melakukan pemasangan kabel, pastikan jenis kontak (terbuka/tertutup) sesuai dengan persyaratan sirkuit kontrol, dan kapasitas kontak memenuhi persyaratan beban.
2. Pertanyaan yang sering diajukan
2.1 Pertanyaan: Apa yang harus dilakukan jika kabel sensor PT100 putus?
Jawaban: Jika terjadi putus pada bagian luar trafo, kabel dapat disambung kembali; namun, jika terjadi putus pada bagian dalam lilitan, biasanya sensor perlu diganti. Saat pemasangan, perhatikan perlindungan mekanis pada jalur kabel sensor.
2.2 Pertanyaan: Bagaimana cara mendiagnosis masalah jika termostat tidak menampilkan apa pun setelah dinyalakan?
Jawaban: Periksa terlebih dahulu apakah sambungan kabel daya sudah benar dan apakah tegangannya sesuai dengan nilai nominal. Jika daya sudah normal tetapi tidak ada tampilan, kemungkinan modul daya internal mengalami kerusakan; hubungi produsen untuk perbaikan.
2.3 Pertanyaan: Mengapa kipas tidak menyala padahal suhu sudah mencapai nilai yang ditetapkan?
Jawab: Periksa apakah kontak pengatur kipas berfungsi, apakah catu daya kipas normal, dan apakah kipas itu sendiri mengalami kerusakan. Gunakan multimeter untuk mengukur pada terminal output kipas pada termostat guna memastikan apakah masalahnya terletak pada kontak atau pada kipas itu sendiri.
Penafian: Isi artikel ini hanya untuk pertukaran teknis dan referensi, dan bukan merupakan bentuk komitmen pengadaan atau penawaran kontrak apa pun. Parameter teknis produk, program konfigurasi, dan harga tunduk pada kontrak dan perjanjian teknis yang ditandatangani.
Butuh solusi teknis? Selamat datang untuk menghubungi Inotera untuk mendapatkan dukungan profesional secara pribadi. Hotline Layanan: 13959168359 (WeChat dengan nomor).








