Prinsip Kerja dan Poin-Poin Penting dalam Pemilihan Relai Gas pada Trafo

发布时间: 发布时间10 Juni 2026 14:12:02

  • Relai Gasfungsinya: Relai gas merupakan perangkat perlindungan utama terhadap gangguan internal pada trafo minyak, yang dipasang pada pipa penghubung antara tangki trafo dan tangki penampung minyak. Apabila gangguan internal pada trafo menyebabkan minyak isolasi terurai dan menghasilkan gas atau memicu aliran minyak yang bergejolak, kontak relai akan bergerak untuk menghubungkan sirkuit sinyal atau sirkuit pemutus arus.
  • Mekanisme perlindungan dua tingkat:Gas ringan (akumulasi gas) memicu sinyal peringatan, sedangkan gas berat (aliran minyak yang meluap) memicu perlindungan pemutusan. Kedua tingkat perlindungan ini mencakup rantai perlindungan lengkap mulai dari gangguan awal hingga gangguan parah.
  • posisi pemasangan: Dipasang pada pipa penghubung antara tutup kotak trafo dan tangki penampung minyak; dapat dilengkapi dengan pipa pembuangan udara untuk membuang udara ke permukaan dan mengambil sampel

1. Prinsip-prinsip operasi

Di bagian dalam relai gas terdapat dua pelampung, yaitu pelampung atas dan bawah. Saat beroperasi normal, relai diisi dengan minyak isolasi, pelampung atas berada pada posisi terangkat, dan kontak terputus. Ketika terjadi gangguan ringan di dalam trafo yang menghasilkan sedikit gas, gas tersebut naik dan terkumpul di bagian atas relai, menekan permukaan minyak sehingga mengendapkan pelampung atas, dan mengaktifkan sinyal peringatan gas ringan. Ketika terjadi gangguan serius di dalam trafo, aliran minyak yang deras menghantam pelampung bawah, sehingga menggerakkan pelampung tersebut untuk mengaktifkan sirkuit pemutusan gas berat.

Relai gas seri QJ cocok untuk berbagai jenis trafo minyak dan sakelar tap beban. Model-model dalam seri ini mencakup berbagai ukuran pipa dan kebutuhan karakteristik perlindungan yang berbeda-beda.

2. Pertanyaan yang sering diajukan

2.1 Pertanyaan: Apa yang harus dilakukan setelah terjadi kebocoran gas ringan?

Jawaban: Trafo masih dapat terus beroperasi setelah terjadi aksi relé gas ringan. Pertama-tama, periksa apakah terdapat gas di dalam jendela pengamatan relé, catat warna dan jumlah gasnya, kemudian kumpulkan gas tersebut melalui katup pelepas gas di bagian atas untuk dianalisis. Berdasarkan hasil analisis gas, tentukan jenis gangguan dan putuskan langkah penanganan selanjutnya.

2.2 Pertanyaan: Apa yang terjadi setelah sistem deteksi gas berlebih diaktifkan?

Jawaban: Pengaktifan sistem gas berlebih akan secara otomatis mematikan trafo. Pengaktifan sistem gas berlebih menandakan adanya gangguan serius di dalam trafo; trafo hanya boleh dioperasikan kembali setelah penyebabnya diidentifikasi dan gangguan tersebut diatasi. Dilarang memaksa pengoperasian trafo sebelum penyebabnya diketahui.

2.3 Pertanyaan: Apakah relai gas perlu diuji secara berkala?

Jawab: Ya. Disarankan agar uji karakteristik kerja relai gas dilakukan oleh tenaga ahli proteksi relé selama pemeliharaan tahunan, untuk memastikan bahwa nilai ambang batas gas ringan dan gas berat sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan.

2.4 Pertanyaan: Apakah normal jika terlihat gelembung udara di jendela pengamat relai?

Jawaban: Selama transformator beroperasi normal, relai di dalamnya harus terisi penuh dengan oli, dan tidak boleh ada gelembung udara yang terus-menerus terlihat di jendela pengamatan. Jika terlihat gelembung udara yang terus-menerus, perlu dilakukan pemeriksaan untuk mencari sumber gas tersebut.

Pernyataan Penolakan Tanggung Jawab: Isi artikel ini hanya dimaksudkan untuk pertukaran informasi teknis dan sebagai referensi, dan tidak dimaksudkan sebagai janji pembelian atau penawaran kontrak dalam bentuk apa pun.


Butuh bantuan teknis terkait relai gas? Silakan hubungi Innotongda untuk mendapatkan informasi produk. Layanan pelanggan: 13959168359 (nomor WeChat sama).